UNSIQ- Rapat antara rektorat dan perwakilan mahasiwa tidak banyak diketahui publik. Pasalnya, rapat yang diselenggarakan pada tanggal 10 februari 2020 sudah direncanakan dari berhari-hari yang lalu, tidak melibatkan banyak mahasiswa  yang tidak tergabung dalam DPM  dan BEM umum maupun fakultas walau sudah diadakan kajian lingkungan kampus. Hasil dari rapat ini, di gadang-gadang oleh perwakilan mahasiswa dapat menjadi solusi atas beberapa kebijakan tentang tagihan pembayaran semester serta infaq masjid untuk seluruh mahasiswa.
Jumlah tagihan semester dan infaq masjid beserta tenggat waktu memang menimbulkan beberapa pro maupun kontra. Beberapa mahasiswa berpendapat bahwa  tenggat pembayaran dilakukan terlalu cepat serta infaq yang seharusnya menurut mereka dikeluarkan secara sukarela malah ditentukan nominalnya oleh pihak kampus. Oleh sebab itu, diadakan rapat antara pihak kampus dan perwakilan mahasiswa sekitar pukul 08.00 di lantai dua Gedung rektorat dengan dihadiri oleh pihak kampus yaitu; rektor, semua wakil rektor, sekretaris yayasan, bagian administratif, admin pengelola sistem akademik, dekan, beberapa wakil dekan yang menggantikan dekan yang tidak bisa hadir, BEM U, BEM F, dan DPM.
Pihak BEM U telah memberikan beberapa data pertidaksetujuan dan data lain dari beberapa fakultas sebagai penampung aspirasi mahasiwa. Meskipun, ada beberapa fakultas yang ikut dalam rapat namun menolak menyatakan alasan dengan tidak menyerahkan data pendukung yang valid. Perwakilan mahasiswa juga mengajukan serta mengkomunikasikan masalah infaq, skema pembangunan serta transparansi anggaran supaya rektorat bisa memberikan beberapa dispensasi.
Diskusi dalam rapat tersebut akhirnya memberikan beberapa dispensasi. Salah satunya adalah pengunduran  pembayaran sampai tanggal 15 Februari. Hal ini telah disepakati dalam hasil rapat audiensi Lembaga kemahasiwaan dengan jajaran rektorat dan Yayasan yang telah ditandatangani oleh  seluruh perwakilan mahasiswa peserta rapat.
Penulis : Naila Rosyda Diana/Jurnalis LPM SQ

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *