SQPers- Himpunan Mahasiawa Program Studi (HMPS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menggelar Workshop Live Streaming dengan menggandeng Unsiq Media Center (UMC) sebagai pemateri pada Kamis (16/12/2021) di lantai tiga Fakultas Komunikasi, Sosial dan Politik (FKSP).

Acara yang dihadiri oleh CO Operator UMC, Muhammad Imam Fauzi ini melibatkan seluruh mahasiswa KPI sebagai peserta dengan dikhususkan pada angakatan 2020 dan 2021.

“Kita hanya sosialisasi di angkatan 20 dan 21, karena masih dalam proses mencari jati diri,” ungkap panitia penyelenggara, Zulva Assidqi.

Persiapan yang dilakukan sejak bulan lalu ini merupakan inisiatif dari mahasiswa KPI setelah melihat pengalaman dimana mahasiwa KPI diharuskan membuat konten live streaming.

“Persiapan sejak satu bulan yang lalu. Diadakan karena dari KPI sendiri (mohon maaf) kekurangan fasilitas untuk belajar,” ungkap Zulva.

Lebih lanjut, Zulva menjelaskan, dalam acara fakultas, anak-anak KPI dijejar untuk bisa membuat konten seperti Live Streaming dan sebagainya.

“Kami dijejar untuk live streaming pada acara Sapa Desa,” ungkapnya lagi.

Acara yang seharusnya digelar bulan November ini terpaksa ditunda karena ada masalah komunikasi dengan pihak terkait.

“Acara ini akan dilakasankan pada 18 November, namun ada miskomunikasi teknis,” paparnya.

Acara yang digelar sebagai sarana untuk ajang belajar dan sharing bersama tiap angakatan ini mencoba membuka pandangan bahwa selain dalam bidang dakwah, KPI dapat belajar mengenai media yang digunakan untuk sarana dakwah atau penyiaran.

“Walaupun nanti KPI itu dakwah ya, tapi setidaknya karena kita ada embel-embel komunikasi penyiaran ya sebisa mungkin kita juga belajar media,” ujar Zulva lagi.

Hal tersebut juga selaras dengan yang diungkapkan oleh Imam yang merupakan perwakilan UMC bahwa KPI bukan saja berbicara soal dakwah akan tetapi dapat melebarkan sayapnya ke arah yang lebih luas lagi seperti KPI pada umumnya.

“Bagus, jadi KPI tidak melulu soal dakwah, mulai melebar ke arah kekinian sebagaimana KPI KPI yang lain,” ujar Imam.

Zulva menambahkan bahwa kegiatan ini lebih menekankan pada pengenalan dan gambaran kepada anak KPI mengenai hal-hal yang dibutuhkan dan cara mengoprasikan alat-alat yang digunakan untuk live streaming.

“Kegiatan ini lebih pada pengenalan alat-alat dan pengoperasian saat live streaming berlangsung,” papar Zulva.

Dalam akhir wawancara kami, baik Zulva maupun Imam mengharapkan agar mahasiswa KPI bisa belajar dan berkembang dengan mencari referensi di berbagai platform.

Penulis: Devisi Jurnalistik HMPS KPI

Editor: Fella Zufah / SQ

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *