SQPERS.COM

Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (HIMAPOL) Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo Mengadakan kegiatan Pekan Politik 2023 dengan tema “Political Science and Humanity”. Kegiatan ini merupakan program HIMAPOL yang sudah berlangsung sejak tahun 2018, tentunya dengan tema yang berbeda-beda di tiap tahunnya.

Pada tahun ini,  Pekan Politik 2023 dibuka dengan acara seminar bertema “Partisipasi Pemilih Muda dalam Demokrasi 2024” yang digelar di Aula Al-A’la pada Sabtu, 9 Desember 2023. Selain seminar, terdapat rangkaian-rangkain acara dan lomba yang diselenggarakan oleh HIMAPOL seperti turnamen futsal, catur, bakti sosial hingga lomba debat yang terbuka bagi mahasiswa dan siswa di Kabupaten Wonosobo.

Sumber: HIMAPOL UNSIQ

Acara ini, dihadiri oleh berbagai kalangan seperti Rektor, Dekan, Kaprodi, dan para Dosen Ilmu Politik. Selain itu, turut hadir pula perwakilan dari Presma, ketua DPM, ketua BEM F, dan HMP. Tidak hanya itu, acara ini juga mengundang partisipasi dari sekitar 16 sekolah di sekitaran UNSIQ. Dengan partisipasi lebih dari 100 peserta, acara ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran dan diskusi, tetapi juga membawa harapan besar bagi panitia penyelenggara untuk terus menyelenggarakan kegiatan bermutu di masa mendatang.

“Harapan kami dengan diadakannya seminar ini, akan memberikan kesadaran baik di kalangan siswa maupun mahasiswa agar tidak apatis atau acuh terhadap dunia politik dan memberikan gambaran tentang dunia politik bahwa politik itu tidak kotor hanya hanya ada oknum-oknum tertentu yang mengotorinya.” Ujar Sabar Setiyanto selaku Ketua Panitia Seminar.

Sumber: HIMAPOL UNSIQ

Mengingat tahun depan Indonesia akan menggelar pesta demokrasi dengan memilih total lima pemimpin, termasuk capres-cawapres, DPD RI, DPR-RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Pada acara seminar ini HIMAPOL UNSIQ mengundang dua pembicara handal dalam hal demokrasi dan pemilu yakni Suwondo Yudhistiro, S.Sos.I. M.Ag. selaku ketua komisi A DPRD Kabupaten Wonosobo dan Ir. Suwarno Priadhi selaku ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Wonosobo.

Dalam seminarnya, kedua pembicara menekankan pentingnya pemilih muda dalam hal demokrasi mengingat pada pesta demokrasi kali ini pemilih didominasi oleh pemilih muda atau pemilih pemula yaitu sebanyak 52% dari total pemilih yang terdaftar di KPU. 

Suwondo, menyoroti peran penting pemilih muda dalam menentukan pemenang partai pada pemilihan umum (Pemilu) dan pembentukan pemerintahan berdasarkan konsensus. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan keprihatinan terkait maraknya penyebaran berita palsu (hoaks) dan apatisme politik di kalangan masyarakat. Ia menekankan bahwa partisipasi aktif pemilih pemula memiliki dampak signifikan untuk mengatasi tantangan tersebut.

Sumber: HIMAPOL UNSIQ

Dalam menghadapi pesta demokrasi yang didominasi oleh kaum muda atau pemilih pemula, Suwarno mengingatkan masyarakat akan tanggung jawab lebih dari sekadar memilih calon legislatif terbaik. Suwarno menekankan bahwa kita sebagai warga negara juga memiliki tugas untuk ikut mengawal jalannya pemilihan umum agar berlangsung dengan lancar, tertib, dan adil, tanpa adanya tindakan kecurangan.
” Saya mengajak semua untuk melaporkan jika mengetahui atau mengalami kecurangan pemilu di daerah masing-masing, karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjamin privasi pelapor sebagai bentuk dukungan terhadap keadilan bagi bangsa Indonesia” ujarnya.

Sumber: HIMAPOL UNSIQ

Seminar yang diakhiri dengan sesi tanya jawab yang meningalkan kesan tersendiri terutama untuk para peserta yang bukan hanya dari kalangan mahasiswa namun juga siswa/siswi SMA/SMK diberbagai sekolah di Kabupaten Wonosobo.

“Acaranya ya lumayan seru, kita jadi tau bahwa sebegitu besar peran pemilih muda didalam pemilu kali ini. Pembicaranya juga pas sesuai dengan bidangnya tapi peserta dari kalangan siswa kurang mendominasi sehingga kami merasa agak cangung dengan peserta lainnya karena kami tidak seumuran” ujar salah satu peserta yang berasal dari SMK Muhammadiyah Wonosobo. Dia juga mengingatkan agar acara semacam ini lebih sering diadakan dan mengundang lebih banyak partisipan dari sekolah sekolah di Kabupaten Wonosobo sehingga banyak juga siswa yang melek akan pentingnya pemilu pada tahun yang akan datang.

Pewarta: Dwi Murni dan Asyifa Laila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *