SQPERS.COM

Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) angkatan 21 mengadakan Pekan Sinema yang berlangsung selama tiga hari,  dimulai pada hari Senin, 8 Juli 2024 – Rabu, 10 Juli 2024 di gedung Fakultas Komunikasi Sosial dan Politik (FKSP) lantai tiga.

Acara ini dibuka dengan sima’an dan khotmil Al-Qur’an yang melibatkan seluruh mahasiswa serta beberapa dosen. Menurut keterangan Ketua Panitia, Muhammad Ibnu Sabil Masrur, bahwa berkah dari  Al-Qur’an diyakini akan membawa kelancaran dan kemanfaatan bagi jalannya acara dalam beberapa hari kedepan.

Pekan Sinema KPI  mempunyai beberapa rangkaian acara yaitu dialog interaktif bertema “Menjemput Wisuda 7 Semester” pada tanggal 8 Juli, berlanjut pada tanggal 9 Juli dengan kegiatan donor darah dan photobooth gratis bagi mahasiswa umum, dan ditutup dengan pemutaran 50 film pendek dan animasi karya mahasiswa KPI, serta pengumuman penganugerahan Cinematography Awards pada tanggal 10 Juli 2024.

Dengan diadakannya dialog interaktif bertema “Menjemput Wisuda 7 Semester” diharapkan mampu memberikan gambaran bagi mahasiswa KPI tentang pentingnya lulus tepat waktu. Mohammad Amin, selaku Dekan FKSP, menyatakan bahwa ada banyak keuntungan yang didapatkan oleh mahasiswa jika lulus dalam 3,5 tahun. Keuntungan tersebut antara lain hemat biaya, kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, serta realisasi karir jangka panjang.

Untuk merealisasikan tema acara, mahasiswa KPI angkatan 2021 memberikan kejutan kepada Kaprodi KPI berupa penyerahan simbolis judul dan latar belakang skripsi dari setiap mahasiswa. Kaprodi KPI, Siti Robiah Adawiyah, mengatakan bahwa nantinya judul-judul tersebut akan diserahkan langsung kepada dosen pembimbing masing-masing mahasiswa.

SQPERS.COM

“Bu Kaprodi tidak mengoreksi tentang judul panjenengan. Misalnya Anda mengajukan sepuluh judul, maka Bu Kaprodi akan memilih salah satu. Selanjutnya, yang akan mengoreksi judul, latar belakang, dan seterusnya adalah dosen pembimbing,” ungkap Mohammad Amin dalam paparan materinya.

Ia juga menjelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan wisuda, seperti informasi KPM, alur pengajuan judul, serta menjawab pertanyaan mahasiswa mengenai masalah internal yang sering ditemui oleh mayoritas mahasiswa KPI.

Kaprodi KPI juga menambahkan bahwa mahasiswa dapat lulus tanpa skripsi dengan syarat harus mengunggah jurnal sampai ke Sinta II. Bahkan, mahasiswa yang lolos tanpa skripsi melalui jalur tersebut akan diberi nilai A+ langsung olehnya. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan dan kekayaan literasi tersendiri bagi fakultas maupun prodi.

Mahasiswa KPI menyayangkan bahwa tidak ada jalur wisuda selain melalui penyelesaian skripsi dan publikasi jurnal yang diakui di Sinta II, sesuai keputusan rapat bulanan Rektorat. Meskipun demikian, setiap mahasiswa memiliki minat dan bakat yang beragam. Ada yang tertarik pada kepenulisan, namun ada juga yang lebih mahir dalam praktik seperti pembuatan film, desain grafis buku cerita anak, pengelolaan event organizer, dan berbagai bidang lainnya.

Pewarta: Hidayatus Syarifah
Editor: Repelita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *